Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember kembali menyelenggarakan kegiatan strategis dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah. Kegiatan bertajuk"Workshop MitigasiAncaman Siber pada Sistem OJS Jurnal di Lingkungan Universitas Jember: Strategi Keamanan Data dan Server Jurnal"ini berlangsung secara offline di Aula Lantai 2 LP2M pada 25 Juni 2025.
Workshop ini diikuti oleh tim tenaga pendidikan sebagai admin server OJS dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Jember. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk perhatian LP2M terhadap meningkatnya ancaman siber yang dapat menyerang sistem OJS (Open Journal Systems) yang digunakan oleh mayoritas jurnal ilmiah di Universitas Jember.
- Pentingnya Kesadaran Keamanan Siber di Kalangan Pengelola Jurnal
Sesi pertama menghadirkan nara sumber Indaka Barody S. Kom, yang memaparkan pentingnya menjaga keamanan akun pengguna dalam sistem OJS. Beliau menekankan pentingnya membuat password yang kuat dan aman, serta menyimpannya secara terenkripsi, misalnya melalui layanan Google Password Manager. Indaka juga mendorong pengelola jurnal untu kmelakukan monitoring aktivitas user secara berkala, dan melakukan tindakan cepat apabila terdeteksi aktivitas mencurigakan. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya membackup file dan database OJS secara rutin.
- Peran Strategis Admin Server dalam Menjaga Kelangsungan Sistem
Materi kedua disampaikan oleh Gusti Dwi Santoso, S.Kom yang menjelaskan peran penting admin server dalam menjaga stabilitas dan keamanan sistem OJS dari sis iteknis (back-end). Menurutnya, meskipun tidak berhadapan langsung dengan antarmuka pengguna, admin server berperan penting dalam memastikan sistem OJS berjalan lancar, bias diakses, dan minim gangguan teknis. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi errat antara pengelola jurnal dan tim teknis dalam mengelola ancaman serta memastikan system tetap optimal.
- Komitmen LP2M dalam Penguatan Sistem Jurnal
Melalui workshop ini, LP2M Universitas Jember menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengelola jurnal dalam menghadapi tantangan digitalisasi, terutama yang berkaitan dengan keamanan siber. Dalam sambutannya, Ketua LP2M menekankan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin untuk membangun kesadaran kolektif dan kapasitas teknis pengelola jurnal, serta membangun system publikasi yang lebih tangguh dan terpercaya.


