{"id":1844,"date":"2019-06-26T11:47:02","date_gmt":"2019-06-26T04:47:02","guid":{"rendered":"http:\/\/lp2m.unej.ac.id\/?p=1844"},"modified":"2019-06-26T11:47:02","modified_gmt":"2019-06-26T04:47:02","slug":"tot-kuliah-kerja-nyata-kewirausahaan-universitas-jember-bentuk-dukungan-kampus-pada-pembangunan-ekonomi-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/?p=1844","title":{"rendered":"TOT Kuliah Kerja Nyata Kewirausahaan Universitas Jember Bentuk Dukungan Kampus pada Pembangunan Ekonomi Daerah"},"content":{"rendered":"\n<p>(<strong>Jember<\/strong>,\u00a0 <strong>Juni<\/strong> 2019). Pada tanggal <strong>24-25 Juni<\/strong>, Universitas <strong>Jember<\/strong> melaksanakan  Training of Trainers (TOT) Modul Kuliah Kerja Nyata Tematik Kewirausahaan (KKN-KWU) dan Keterampilan Non Teknis untuk Mahasiswa. Sebanyak 50 mahasiswa yang merupakan Koordinator Desa untuk wilayah KKN mendapatkan pembekalan kewirausahaan dari para lima dosen pembimbing lapangan (DPL) yang menjadi <em>master trainer<\/em>. Para mahasiswa ini akan memimpin rekan-rekan mahasiswa lainnya dalam kelompok kerja KKN dalam merencanakan, melaksanakan dan merekam dampak kegiatan KKN-KWU di tingkat desa. Di desa lokasi KKN-KWU tiap kelompok akan mendampingi kelompok-kelompok masyarakat dalam mengembangkan dan memperluas kegiatan wira usaha di desa. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"615\" src=\"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0016x-1024x615.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1845\" srcset=\"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0016x-1024x615.jpg 1024w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0016x-300x180.jpg 300w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0016x-768x461.jpg 768w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0016x-1536x922.jpg 1536w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0016x-2048x1229.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>TOT KKN Kewirausahaan dibuka langsung oleh Rektor Univ. Jember Moh. Hasan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" src=\"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0022x-1024x684.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1846\" srcset=\"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0022x-1024x684.jpg 1024w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0022x-300x200.jpg 300w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0022x-768x513.jpg 768w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0022x-1536x1027.jpg 1536w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0022x-2048x1369.jpg 2048w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0022x-600x400.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Mahasiswa KKN Kewirausahaan berfoto bersama Rektor Univ. Jember dan tim USAID<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"717\" src=\"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0024x-1024x717.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1847\" srcset=\"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0024x-1024x717.jpg 1024w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0024x-300x210.jpg 300w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0024x-768x538.jpg 768w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0024x-1536x1076.jpg 1536w, https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/DSC_0024x-2048x1434.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Amrullah dari USAID memberikan materi tentang pentingnya <br>kewirausahaan bagi mahasiswa <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Bukan Sekedar Tugas Mahasiswa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>KKN-KWU adalah kegiatan pengabdian kepada\nmasyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai peserta dan dosen sebagai\npembimbing dengan fokus pada tema kewirausahaan. Kewirausahaan adalah bagian\ndari dunia ketenagakerjaan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam konteks ini peyelenggaraan KKN\nKewirausahaan dapat dilihat tidak semata sebagai upaya perguruan tinggi memberi\nkecakapan kewirausahaan, tetapi juga merupakan pengejawatahan Tri Dharma\nperguruan tinggi dalam mengembangkan ketenagakerjaan khususnya di bidang\nwirausaha. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurut\nRektor Universitas Jember Moh. Hasan. Harapannya dengan acara ini mahasiswa\nUniv. Jember menjadi salah satu atau sebagian besar mahasiswa yang bisa\nmengembangakan militansi baik pada diri sendiri maupun bangsa dan acara seperti\nini dapat menjadi pemicu untuk munculnya wirausaha wirausaha muda, sehingga\nmampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. <\/p>\n\n\n\n<p>KKN Kewirausahaan memiliki dampak yang\npositif pada isu ketenagakerjaan secara khusus dan sektor ekonomi secara umum,\nsetidaknya pada tiga area:<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama adalah area mahasiswa peserta KKN.\nMahasiswa yang mengikuti KKN Kewirausahaan ini akan memiliki kecakapan\nmerancang wirausaha dan pengalaman melaksanakan implementasinya sehingga ia\nlebih siap saat terjun ke dalam dunia usaha dunia industri (DUDI), baik sebagai\npekerja maupun sebagai pengusaha. Dalam banyak kasus di perguruan tinggi,\nmahasiswa yang mengikuti KKN Kewirausahaan mengembangkan wirausahanya sendiri\nsebelum lulus kuliah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ke dua, area masyarakat penerima manfaat\nKKN Kewirausahaan. Penyelenggaraan KKN Kewirausahaan menunjukkan banyaknya\nkelompok dampingan di masyarakat yang menjadi lebih mampu dalam mengembangkan\nusaha ekonominya secara lebih sistematik, menghasilkan pendapatan yang lebih\nbesar serta merekrut tambahan pekerja akibat proses manajemen kewirausahaan\nyang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Ke tiga, area terkait pembangunan daerah.\nMengingat KKN Kewirausahaan berjalan terus menerus dan setiap tahunnya\nmelibatkan ribuan mahasiswa yang mendampingi upaya-upaya kewirausahaan di desa.\nDengan demikian setidaknya ia berdampak positif pada akselerasi pembangunan\nekonomi di kabupaten\/kota serta berkontribusi secara signifikan dalam upaya\npemanfaatan dana pembangunan di desa terkait penciptaan usaha ekonomi dan\npenyerapan tenaga kerja. Dampak positif ini dapat terjadi karena kontribusi\nkecakapan manajemen kewirausahaan yang dibawa melalui kegiatan KKN.<\/p>\n\n\n\n<p>KKN Gel. II Univ. Jember saat ini akan\nmenerjunkan mahasiswa KKN sebanyak 3500 mahasiswa dan ditempat di 5 Kabupaten,\nKab. Jember, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Lumajang dan Kab. Probolinggo.\nDimana 5 Desa yang terpilih akan melakukan KKN Tematik Kewirausahaan. Serta\nbersama-sama mengembangkan atau memperluas berbagai potensi desa yang tujuan\nakhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bagian dari Upaya Nasional<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa waktu sebelumnya, tepatnya pada 10\nJuni 2019, sepuluh universitas yang tergabung dalam konsorsium Kuliah Kerja\nNyata (KKN) Kewirausahaan menandatangani nota kesepahaman dengan <em>USAID Mitra\nKunci Initiative<\/em>, dengan disaksikan Prof. Ismunandar Direktur Jenderal\nPembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan\nTinggi dan DR. Paristiyanti Nurwardani, Direktur Pembelajaran. <\/p>\n\n\n\n<p>Kesepuluh universitas ini adalah Universitas\nPadjajaran, Universitas Suryakancana, Universitas Siliwangi, Universitas\nKuningan, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas\nJember, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional Veteran\nJawa Timur, dan Universitas Muhammadiyah Malang. Sebanyak 40.000 mahasiswa akan\nmelaksanakan KKN Kewirausahaan di sepuluh universitas ini sampai tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;KKN tematik kewirausahaan sendiri\nialah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa sebagai\npeserta dan dosen sebagai pembimbing dengan fokus pada tema\nkewirausahaan,&#8221; ungkap DR. Paristiyanti Nurwardani.<\/p>\n\n\n\n<p>Nota kesepahaman ini menjadi payung bagi\nkerjasama antara para pihak dalam mengembangkan dan melaksanakan KKN\nKewirausahaan. <em>USAID Mitra Kunci Initiative<\/em> memberikan dukungan dalam\nbentuk pengembangan kurikulum pelatihan, modul panduan dan mekanisme pemantauan\ndan evaluasi dalam penyelenggaraan KKN Kewirausahaan. Selain itu, melalui\nkerjasama dengan beberapa universitas, <em>USAID Mitra Kunci Initiative<\/em> juga\nmembantu penyelenggaraan <em>Training of Trainers<\/em> (ToT) bagi para dosen\npembimbing KKN Kewirausahaan yang mencakup 205 dosen (63 dosen untuk ToT\nnasional dan 142 dosen ToT tingkat Perguruan Tinggi) dari 57 universitas di\ntiga provinsi: Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa timur. <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKKN ini menadi istimewa karena mengandung\nmuata kewirausahaan. Mahasiswa nanti setelah lulus tidak hanya menjadi pencari\nkerja, tetapi menjadi pencipta lapangan pekerjaan,\u201d jelas Prof. Ismunandar yang\njuga merupakan Guru Besar termuda ITB.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mitra Kunci: Upaya Pemerintah AS\nMembantu Ketenagakerjaan Indonesia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>USAID mendukung pengembangan ketenagakerjaan di Indonesia melalui USAID <em>Mitra\nKunci Initiative<\/em>. Dalam seluruh aktivitasnya, Mitra Kunci&nbsp; USAID selalu mengintegrasikan prinsip\npemberdayaan kaum muda dan kaum rentan, inklusivitas dan kesetaraan gender.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;USAID melalui inisiatif pengembangan ketenagakerjaan, berkomitmen\nuntuk mendukung Indonesia dalam menyiapkan kaum muda menghadapi situasi\nketenagakerjaan global abad 21,\u201d ujar Thomas Crehan, <em>Director of Office of\nHuman, Capacity and Partnerships<\/em> (HCP) USAID Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Isu kaum muda ini menjadi penting, karena Indonesia adalah salah satu\npemain global dalam dunia ekonomi. Hampir setengah populasi Indonesia adalah\nkaum muda di bawah usia 30 tahun. Namun demikian, menurut data bank Dunia,\npengangguran muda (usia 15-24) masih sangat tinggi yakni sekitar 16 persen.\nSetiap tahun 2,5 juta orang memasuki dunia kerja, namun sebagian besarnya\nadalah pekerjaan dengan kecakapan dan upah rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain memberi dukungan pada universitas, <em>USAID Mitra Kunci Initiative<\/em>\njuga memberikan dukungan teknis pada Balai Latihan Kerja (BLK) serta Lembaga\nPendidikan dan Keterampilan (LPK) seperti pelatihan bagi calon tenaga kerja\nbaik dalam keterampilan teknis (<em>hard skill<\/em>) maupun keterampilan non\nteknis (<em>soft skill<\/em>). <em>USAID Mitra Kunci Initiative<\/em> juga membantu\nmeningkatkan kualitas pemagangan (<em>internship<\/em> dan <em>apprenticeship<\/em>),\ninformasi pasar kerja serta bekerja sama dengan mitra lokal dalam mencarikan\npenempatan bagi calon tenaga kerja yang sudah dilatih.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain bekerja sama dengan Lembaga di atas, Mitra Kunci juga bekerjasama\ndengan pihak swasta serta asosiasi perusahaan, terkait dengan upaya melakukan\nrekrutmen tenaga kerja terampil, memperbaiki kebijakan sumber daya manusia di\nperusahaan agar lebih inklusif serta menciptakan fasilitas pekerjaan yang lebih\nramah pada pekerja dengan disabiilitas. \n\nSaat ini, selain\nbermitra dengan Kemenristekdikti dan Kementerian Tenaga Kerja, Mitra Kunci\nbekerja dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat seperti Saujana,\nTransformasi dan Rajawali Foundation serta pihak swasta seperti United\nTractors, H &amp; M dan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia).\n\n\n\n<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Jember,\u00a0 Juni 2019). Pada tanggal 24-25 Juni, Universitas Jember melaksanakan Training of Trainers (TOT) Modul Kuliah Kerja Nyata Tematik Kewirausahaan (KKN-KWU) dan Keterampilan Non Teknis untuk Mahasiswa. Sebanyak 50 mahasiswa yang merupakan Koordinator Desa untuk wilayah KKN mendapatkan pembekalan kewirausahaan dari para lima dosen pembimbing lapangan (DPL) yang menjadi master trainer. Para mahasiswa ini akan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,24],"tags":[49,50,56],"class_list":["post-1844","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","category-kkn","tag-kkntematik","tag-kknunej","tag-usaid"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1844\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lp2m.unej.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}